FREE TRIAL
Tips
5 CARA MEMILIKI BODY IMAGE YANG SEHAT

Apa yang harus dilakukan saat Instagram Anda dipenuhi influencer?

14 Apr 2019

Terlalu tinggi, terlalu pendek, terlalu gemuk, terlalu kurus, rambut rontok dan botak, terlalu berambut... Rentetan hal yang kita ingin ubah dari penampilan kita mungkin disebabkan karena terlalu banyak melihat penampilan influencer di media sosial kita. 

Kita mungkin tahu bahwa iklan yang ditargetkan di media sosial didesain untuk memancing kita sehingga menimbulkan rasa iri. Walaupun sudah tahu demikian halnya, tetap saja kita merasa tubuh orang lain lebih ‘ideal’. Berikut lima cara mudah untuk merebut kembali kontrol kita terhadap persepsi kita tentang tubuh kita atau biasa disebut body image.


1. Apa yang Anda rasakan?

Melakukan diet super ketat dan latihan terlalu keras justru menggambarkan bahwa kita terobsesi dengan penampilan yang ‘ideal’ dibanding ingin hidup lebih sehat. Menjadi sehat artinya apa yang kita rasakan dari dalam diri lalu dipancarkan keluar, bukan sesuatu yang terlihat dalam pandangan mata saja. 

Sehat adalah perasaan enteng dan lega dalam menjalani aktivitas, bukan merasakan kewalahan atau kelelahan. Fisik kita menjadi lebih kuat dan fit karena tubuh yang sehat; dengan kata lain, kita tidak otomatis menjadi sehat hanya karena turun berat badan atau membesarkan massa otot.

 


2. Tinggalkan perasaan cemas dan kebencian pada diri sendiri

Sudah jadi sifat dasar manusia ingin diterima ke dalam sebuah kelompok, di mana mereka merasa diterima dan menemukan keluarga. Tapi sifat ini bisa menyebabkan kecemasan di diri kita, apakah kita bisa memenuhi sebuah standar untuk diterima dalam sebuah kelompok tertentu. Untuk menghindari membenci diri sendiri, ingatkan diri Anda untuk melakukan poin 1.


3. Perhatikan kemampuan tubuh dalam berolahraga

Tubuh kita merespons olahraga paling maksimal ketika tubuh merasa santai, otot-otot rileks, dan fleksibel. Jika kita mencoba untuk melatih satu bagian tubuh tertentu terlampau keras, hasil yang didapatkan malah jadi sebaliknya, tubuh justru akan jadi kaku dan berpotensi cedera. Hal ini biasa terjadi jika berolahraga tanpa memperhatikan kemampuan tubuh sendiri. Santailah dan amati kemampuan tubuh Anda, lalu pasang target fitness yang sesuai.


4. Bersenang-senanglah saat di gym

Sistem saraf dan otot dalam tubuh merupakan keseluruhan sistem yang sangat canggih dan merepons lebih baik terhadap rangsangan sensorik daripada mekanis. Maksudnya, pergi ke gym karena kita semangat mengejar level fitness tertentu akan lebih efektif dibandingkan jika kita berpikir pergi ke gym untuk mengurangi atau menambah sesuatu dalam diri kita.


5. Bernapaslah

Bagaimana cara untuk melakukan poin 4? Pikiran memengaruhi perasaan, dan perasaan kita memengaruhi kesehatan tubuh kita. (Rasa marah dan benci dapat menyebabkan darah tinggi, contohnya.) Perhatikan pernapasan Anda: apakah dangkal dan cepat, atau tidak bersuara dan membentuk ritme tertentu? Perlahan, tenangkan sistem dalam tubuh Anda dengan relaksasi pernapasan yang membuat tubuh Anda sehat. Setelah menghargai kesehatan, penampilan bukan lagi hal yang terpenting, kan?