FREE TRIAL
Ways To Do Better
8 ALASAN MENGAPA ANDA SELALU MERASA LAPAR

Pernah merasakan lapar atau keinginan terus makan padahal baru saja selesai makan besar? Jika pernah, kami punya jawaban sebenarnya mengapa ini terjadi. Tidak hanya itu, kami juga punya masukan untuk Anda agar dapat mengatasi keadaan ini dengan cara yang tepat.

06 Jun 2019

Kami telah mengumpulkan 8 alasan umum mengapa sebagian orang selalu merasakan lapar dan bagaimana caranya menahan godaan untuk memakan makanan lebih banyak dari yang tubuh butuhkan.

Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat sederhana: Hindari terlalu sering mengonsumsi karbohidrat sederhana minim nutrisi seperti gula, roti, dan sereal. Karbohidrat sederhana ini menurunkan level ugla darah, yang akan membuat tubuh merasa lapar pada jangka waktu tertentu.

 


Kurang tidur dan istirahat: Istirahat yang cukup merupakan aspek penting untuk memiliki hidup yang sehat. Tidak tidur cukup berkaitan langsung dengan beberapa jenis masalah fisik dan mental. Jika Anda kekurangan tidur, level leptin dalam tubuh berkurang, membuat merasa lapar dan meningkatkan rasa ingin mengudap. Kekurangan tidur menambah level ghrelin (hormon nafsu makan) pada tubuh, membuat Anda jadi cepat lapar ketika Anda kekurangan tidur.


Faktor stres: Faktor ini memang rentan untuk dialami kebanyakan orang, sumber stres bisa datang dari mana saja, seperti pekerjaan, pendidikan, atau kehidupan secara umum. Tapi ini bukan berarti kita harus menjalani hidup di bawah kendali stres, karena ini bisa berakibat buruk bagi kesehatan mental, dan juga kesehatan fisik. Stres yang berlebihan meningkatkan level hormon kortisol yang membuat tubuh jadi cepat lapar dan juga rasa mengidam makanan.


Kurang konsumsi air putih: Seberapa sering Anda mendengar bahwa konsumsi air harian minimal setidaknya harus 8 gelas sehari, dan apakah kita benar-benar melakukannya? Konsumsi air sangat penting agar tubuh sehat dan bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Air, alaminya, dapat membuat tubuh merasa kenyang dan menghalangi tubuh untuk menambah asupan kalori yang tidak dibutuhkan.


Tidak fokus ketika makan: Kehidupan yang sibuk membuat hidup terasa berjalan sangat cepat dan makan terburu-buru serta tidak fokus sangat umum dilakukan dalam gaya hidup perkotaan. Kita sering kali harus melakukan beberapa hal pada satu waktu, termasuk saat makan. Jadilah kita makan tanpa menyadari jumlah makanan yang sebenarnya dimakan. Jika tidak fokus ketika makan, kita mengabaikan sinyal kenyang yang dikirimkan tubuh, akhirnya menyebabkan makan terlalu banyak.


Makan terlalu cepat: Cara makan juga memengaruhi seberapa lapar nantinya Anda seusai makan. Semakin cepat makan, nafsu makan juga semakin membesar dan menambah kemungkinan makan terlalu banyak dibandingkan dengan makan secara perlahan. Saat makan perlahan dan mengunyah sampai usai, tubuh mendapatkan cukup waktu untuk mengirim sinyal kenyang ke otak, membuat kita merasakan kenyang lebih cepat dan bisa mencegah dari kebanyakan makan.


Sering melewatkan jadwal makan: Ada kecenderungan yang umum untuk melewatkan jadwal makan karena alasan diet atau mengurangi berat badan, tapi sebenarnya cara ini tidak sehat. Saat melewatkan jadwal makan, tubuh menggunakan semua gula darah yang disimpan tubuh, ini membuat produksi hormon rasa lapar, ghrelin, meningkat tajam sehingga membuat tubuh jadi sangat lapar dan meningkatkan nafsu makan. Inilah alasannya mengapa Anda seharusnya tidak melewatkan jam makan.


Makan saat merasa bosan: Ketika bosan, seseorang sering kali memilih untuk makan tanpa berpikir panjang dan berakhir pada pilihan makanan yang kurang cermat. Jadi, lain kali ketika Anda bosan, cobalah untuk melakukan aktivitas lain selain makan.