FREE TRIAL
People
KETAHUI CARA BEROLAHRAGA YANG PALING TEPAT UNTUK ANDA

Ingin meningkatkan kecepatan atau ketahanan, tes DNA ternyata bisa mengoptimalkan latihan Anda.

19 Feb 2019

Apakah beberapa orang terlahir fit? Mungkin Anda mengenal beberapa orang yang santai-santai saja selama berlari maraton 10k, atau ketika latihan CrossFit. Atau mungkin melihat orang di gym yang tidak kesulitan mengangkat beban yang berat. Apakah ini karena faktor genetik mereka?

 

Jawaban singkatnya, ya, semua orang terlahir dengan kemampuan olahraga berbeda-beda. Tetapi, tidak bisa juga mengatakan seseorang itu fit hanya dari faktor genetik saja, karena ada banyak faktor lain yang terlibat. Bagaimanapun, Anda bisa mengetahui apakah Anda memiliki gen yang merespons lebih baik terhadap bermacam latihan dan olahraga tertentu.

 

Peneliti masih dan terus dalam proses mengindentifikasi berbagai gen yang memengaruhi tubuh secara alami untuk melakukan olahraga lebih baik. Misalnya gen ACTN3 dan gen ACE. Gen ACTN3 membuat tubuh bergerak lebih cepat, artinya tubuh memiliki lebih banyak “fast-twitch” atau otot cepat, seperti kebanyakan yang dimiliki oleh tubuh para pelari cepat. Sementara gen ACE membuat tubuh lebih seperti pelari maraton, karena tubuh memiliki lebih banyak “slow-twitch” atau otot lambat. Perbedaannya mungkin seperti antara Usain Bolt dan Mo Farah.  

 

Jika genotipe, atau keadaan genetik, memiliki lebih banyak jaringan otot cepat dibanding otot lambat, kemungkinannya tubuh akan lebih bisa berlari cepat, angkat beban, dan olahraga lainnya yang membutuhkan dorongan tenaga besar atau “gerak eksplosif”, atau latihan plyometric. Di sisi lain, tubuh dengan lebih banyak jaringan otot lambat, akan lebih mahir dalam melakukan lari jarak jauh, dan juga jenis olahraga lain yang membutuhkan ketahanan tubuh.

 

Jenis gen lainnya juga bisa memengaruhi kemampuan atletis tubuh, misalnya kemampuan tubuh untuk menyerap oksigen. Kemampuan ini menambah ketahanan tubuh dan mengurangi kelelahan dengan cara mendistribusikan oksigen lebih cepat ke jaringan otot. Dengan mengidentifikasi genetika tubuh, Anda akan lebih mudah mencapai tujuan fitnes karena Anda akan tahu latihan jenis apa yang paling cocok untuk Anda.

 

Yang terlahir jadi juara, harus dibentuk jadi juara 

 

Anda sudah mencapai target fitnes Anda, dan Anda suka sekali pergi ke gym untuk melakukan olahraga. Selanjutnya, apa lagi? Untuk menambah variasi olahraga, bagaimana kalau mencoba jenis olahraga lainnya, misalnya sepak bola atau tenis? Lakukan saja! Anda akan menyukai variasi ini karena akan menawarkan interaksi sosial dengan lawan main Anda (bahkan jika Anda seorang introvert!)

 

Jika Anda ingin naik satu level lagi, dengan mengikuti kompetisi olahraga, misalnya triatlon, Anda akan sadar bahwa bukan faktor gen saja yang memengaruhi kecakapan fisik, tapi juga tingkat fokus, dedikasi, dan keinginan belajar dari berbagai situasi dan kekalahan. 

 

Faktor gen masih dalam tahap diidentifikasi. Dukungan dari sekitar, nutrisi yang baik, akses ke pelatih tersertifikasi, dan fasilitas olahraga terbaik memainkan peran penting dalam kesuksesan fitnes Anda. Bagi Anda calon juara, tes DNA bisa menawarkan pemahaman yang lebih baik tentang tubuh Anda sehingga Anda bisa mencapai target fitness lebih cepat lagi.