FREE TRIAL
Ways To Do Better
ETIKA YANG BAIK ITU PENTING DI MANA PUN, TERMASUK DI GYM

Ramahlah pada semua orang. Etika yang baik membuka banyak kesempatan untuk Anda.

27 Jan 2019

K esan pertama selalu diingat, itu yang banyak orang katakan. Jika Anda berpakaian baik dan sopan, dan menampilkan diri Anda dengan baik, kemungkinannya orang-orang akan menerima Anda dengan lebih terbuka. Riset mengenai penampilan dan bahasa tubuh mendukung teori ini.

Penampilan kadang menjadi kunci kesuksesan, misalnya saat Anda presentasi di kantor, atau wawancara kerja. 


Singkatnya, etika itu penting, dan gym merupakan tempat yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran terhadap diri sendiri dan orang lain. Seorang yang fit detak nadinya lebih rendah, dan secara umum pembawaannya lebih kalem, mereka juga lebih mungkin disukai dan membuat orang lain nyaman saat bersosialisasi, sehingga akan lebih mudah menghabiskan waktu bersama orang yang fit.

Inilah caranya menanamkan etika baik ketika di gym. 


        Lakukanlah:

  1. Sikap tubuh yang baik ketika berolahraga dapat dipengaruhi dengan pakaian yang dikenakan. Kenakanlah pakaian yang sesuai. Pakaian olahraga didesain untuk memaksimalkan olahraga dengan memastikan kemudahan bergerak dan terbuat dari bahan-bahan yang adem dan menyerap keringat dengan baik, membuat Anda tetap kering dan nyaman.

     

  2. Perhatikan seberapa banyak Anda berkeringat. Keringat bisa dinilai sebagai seberapa efektif olahraga Anda, tapi bersihkan keringat Anda yang mungkin membasahi alat yang baru saja dipakai.

  3. Ingatlah bahwa gym adalah tempat umum. Berbagi akan membuat suasana gym jadi hangat dan ramah untuk aktivitas olahraga. Berilah kesempatan bagi member lain yang ingin menggunakan alat selama Anda beristirahat di antara set gerakan, dan mereka juga akan melakukan hal yang sama untuk Anda.  

     

  4. Kembalikan alat-alat seperti dumbbell, barbell, piringan beban, dan alat lainnya ke tempat penyimpanannya. Member lain mungkin akan kesulitan menemukan alat jika tidak ditaruh kembali di tempatnya.

     

  5. Sediakan ruang untuk orang lain, misalnya di depan kaca atau di lantai gym. Tumbuhkan kesadaran akan keadaan sekitar, orang lain mungkin tertutupi saat ingin mengecek sikap tubuhnya di cermin jika Anda berdiri terlalu lama di depan cermin. 

    6. Mandi dengan cepat, sehingga member lain bisa mendapat gilirah mandi juga. Ingat bahwa mereka juga ingin pulang dan bertemu anak dan keluarganya.

     Hindari melakukan:

  1. Pergi ke gym saat sakit. Pergilah ke dokter.

     

  2. Menggunakan telepon terlalu keras dan mengganggu sekitar. Gunakanlah telepon genggam hanya untuk aplikasi fitnes. Selain mengganggu sekitar, menggunakan telepon genggam bisa mengganggu fokus Anda berolahraga.     

  3. Menjatuhkan alat di lantai dengan keras. Karena bisa mengagetkan orang di samping Anda, ditambah, alat-alat seperti dumbbell dan barbell bisa rusak, lantai di bawahnya juga demikian. 

  4. Membuat orang lain tidak nyaman karena terlalu lama melihat mereka. Orang lain tidak tahu maksud dari tatapan Anda (walaupun maksudnya Anda sedang mengagumi kemampuan olahraga mereka). Ini bisa membuat suasana jadi canggung dan tidak kondusif.

     

  5. Menawarkan saran yang tidak diminta. Ada pelatih yang memang bertugas memberikan masukan bagi para member. Jika Anda memang ditanya, dan Anda sedang ingin bersosialisasi, berilah saran yang benar-benar Anda ketahui kebenarannya.

    6. Jangan ragu bertanya pada personal trainer atau meminta bantuan mereka tentang bagaimana cara menggunakan alat yang benar. Anda juga bisa bertanya pada member lain, hanya jika Anda yakin saat itu mereka sedang terbuka untuk ditanya oleh Anda.

     
    7. Jangan datang terlambat ke jadwal kelas atau sesi personal training. Jika Anda memang harus datang terlambat, beri tahukan personal trainer Anda. Sama halnya jika Anda harus pulang lebih awal.

    8. Jangan sembarangan menaruh barang bawaan Anda di kamar ganti. Taruh handuk bekas pakai di tempat seharusnya, dan rapikan tempat Anda sebelum pulang.
     

Dengan lebih sadar akan keadaan sekitar, etika yang baik akan datang dari diri Anda. Ini akan baik bagi lingkungan gym. Suasana gym akan ramah, hangat, dan kondusif untuk Anda sendiri, sekaligus orang lain. Siapa yang tak ingin menghabiskan waktu berlama-lama di tempat senyaman itu?