FREE TRIAL
Tips
BAGAIMANA CARA MENENTUKAN TUJUAN FITNESS S.M.A.R.T ANDA?

Pertama, ketahui dulu aturan mainnya.

03 Jan 2019

Anda ingin jadi fit, mencari di Google bagaimana caranya, dan menemukan bahwa ahli mengatakan Anda harus memiliki “fitness goals”.

Seperti gadget, “fitness goals” harus S.M.A.R.T. juga, maksudnya adalah “Spesifik, Mudah diukur, Akan tercapai, Relevan, dan Terikat waktu. Berikut lebih detailnya:
 


Spesifik:
Menjadi spesifik membantu Anda untuk mengetahui lebih jelas bagaimana fitness bisa dimasukkan dalam agenda Anda. “Saya akan pergi ke gym” itu pernyataan rancu. “Saya akan pergi ke gym tiga kali seminggu” masih kurang jelas. “Saya akan pergi ke gym tiap Senin, Rabu, dan Jumat jam enam pagi, selama satu sesi atau sejam” ini baru spesifik.

 

Mudah diukur:
Anda membutuhkan tujuan sebagai dasar kemajuan Anda. Detak nadi istirahat setelah kelas fitness bisa menjadi tujuan sudah sampai di mana perkembangan Anda. Dan tujuan ini dapat ditingkatkan lagi.

 

Akan tercapai:
Jangan berpikir bisa ikut ultramaraton di Gunung Bromo hanya dengan dua minggu berlari di treadmill. Pasang ekspektasi Anda sesuai dengan usaha yang dilakukan. Sedikit demi sedikit, target Anda akan tercapai sesuai dengan usaha yang dilakukan.

 

Relevan:

Sebenarnya poin ini harusnya tidak harus dijelaskan lagi, karena olahraga akan selalu relevan untuk kehidupan kita. Kekuatan dan stamina tubuh diperlukan bahkan untuk hal terkecil yang kita lakukan setiap hari. Misalnya untuk berjalan kaki, meraih piring di atas rak, mencari barang di kolong meja, semuanya membutuhkan otot, tendon, dan ligamen yang kuat untuk menopang sendi Anda. 

Latihan seperti Freestyle MOVE sangat baik untuk mobilitas sehari-hari, dan tahukah Anda? Anda bisa mencoba kelas ini dengan uji coba gratis.

 

Terikat waktu:

Waktu berjalan cepat. Dan menyediakan sebagian waktu untuk olahraga tertentu dapat membantu Anda melacak seberapa dekat Anda dengan tujuan fitness Anda. 

Sejauh ini Anda sudah tahu cara mainnya. Tapi tidak berhenti sampai di situ. Anda sebaiknya menulis alasan mengapa Anda tidak bisa berkomitmen pada tujuan Anda, ini untuk menghindari alasan-alasan yang biasa Anda gunakan untuk tidak berolahraga.

Apa biasanya yang menjadi alasan Anda melewatkan olahraga, pergi bersama teman? Malas? Atau alasan lainnya? Tulis semua alasannya lalu siapkan solusi untuk menyingkirkan semua alasan itu.